Teks
Komparasi Metode Simple Additive Weighting dan Analytical Hierarchy Process dalam Penilaian Kinerja Perawat Terbaik
Ada sejumlah pendekatan yang dapat digunakan untuk menerapkan sistem
pendukung keputusan di dunia nyata, termasuk metode Simple Additive Weighting
(SAW), metode Weighing Product (WP), Technique fot Order Preference by
Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), dan Analytical Hierarki Process (AHP).
Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting
(SAW) adalah dua teknik yang digunakan lebih sering daripada yang lain.
Penggunaan metode yang lebih akurat (efektif) daripada metode SAW atau metode
AHP untuk mengukur penilaian kinerja perawat belum diketahui pastinya.
Untuk mengevaluasi kinerja keperawatan terbaik, dalam penelitian ini
membandingkan hasil dari dua pendekatan, metode Simple Additive Weighting
(SAW) dan Analytical Hierarchy Process (AHP).
Komparasi atau perbandingan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan
Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam evaluasi kinerja perawat terbaik adalah
sama untuk peringkat 1 dengan A20. Metode SAW memperoleh skor 27,1161 dan
metode AHP dengan skor 0,42969. Namun, untuk rank 2 sampai rank 20 antara
metode SAW dan AHP berbeda. Pada metode SAW terdapat rangking 1 sampai 20
sedangkan pada metode AHP hanya terdapat rangking 1 sampai 15 karena terdapat
beberapa alternatif yang memperoleh rangking yang sama. Berdasarkan proses
perhitungan atau pengolahan data dengan menggunakan dua metode, metode SAW
merupakan metode yang mudah digunakan dan dimengerti dalam pengolahan data
dibandingkan dengan metode AHP.
| S00019.23 | RF SI.S00019.23 Kho k | My Library (Skripsi SI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain