PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BREBES

NPP 3329042B0000002

  • Profil
  • Informasi
  • Berita
  • Buku Tamu
  • Bantuan
  • Login Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perbandingan Algoritma Naive Bayes dan C4.5 pada Klasifikasi Penyakit Tuberculosis

Teks

Perbandingan Algoritma Naive Bayes dan C4.5 pada Klasifikasi Penyakit Tuberculosis

PUTRI NUR ISNAENI - Nama Orang;

Bakteri Mycobacterium Tuberculosis menyebabkan tuberculosis. Penyakit ini
biasanya menyebar melalui percikan cairan seperti batuk atau bersin. Tuberculosis
Paru dan Tuberculosis Ekstra Paru adalah dua klasifikasi tuberculosis. Indonesia
adalah Negara ketiga dengan jumlah kasus tuberculosis tertinggi. Karenanya
perlu dilakukan upaya untuk mengurangi jumlah kasus tuberculosis di Indonesia.
Mengklasifikasikan informasi tentang Tuberculosis berdasarkan data medis adalah
salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu dokter dalam
mendiagnosis penyakit dan mendeteksi dini tuberculosis yang memungkinkan
penyembuhan lebih cepat bagi mereka yang menderita penyakit ini.
Salah satu jenis algoritma klasifikasi adalah Naive Bayes dan C4.5. Naive bayes
merupakan algoritma dengan perhitungan berdasarkan pengalaman sebelumnya
untuk memprediksi peluang di masa depan dengan cara mencari peluang terbesar
dari beberapa kemungkinan klasifikasi dan melihat frekuensi tiap kelas pada data
latih. C4.5 dipilih karena merupakan tolak ukur yang sering digunakan dalam
perbandingan dengan algoritma Naive Bayes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes dan C4.5 ketika
dibandingkan menggunakan model validasi 10-fold Cross Validation dan model
pengukuran akurasi dengan Confusion matrix temuan menunjukkan bahwa
algoritma C4.5 memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dengan akurasi sebesar 85%
dengan perbedaan 2% dari algoritma Naive Bayes yang hanya memiliki akurasi
sebesar 83%, yang menunjukkan bahwa algoritma C4.5 lebih cocok untuk
klasifikasi penyakit tuberculosis.


Ketersediaan
S00060.23RF TI.S00060.23 Nur pMy Library (Referensi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RF TI.S00060.23 Nur p
Penerbit
Paguyangan : STMIK MPB., 2023
Deskripsi Fisik
xviii,98hlm.;30cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TI.S00060.23
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Naïve Bayes
Tuberculosis
C4.5
perbandingan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Putri Nur Isnaeni (19.01.0.0062) Skripsi diajukan kepada Program Studi sebagai bagian persyaratan untuk meraih derajat Sarjana Komputer
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Perbandingan Algoritma Naive Bayes dan C4.5 pada Klasifikasi Penyakit Tuberculosis
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BREBES
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Kuesioner

Link lainnya :

STMIK-MPB
JURTISI (OJS)

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik