Teks
ANALISIS BUKTI DIGITAL KASUS CYBERBULLYING PADA APLIKASI WHATSAPP MENGGUNAKAN METODE NIST
WhatsApp merupakan aplikasi perpesanan yang populer, yang mana pada tahun
2024 aplikasi tersebut memiliki jumlah pengguna terbanyak. Selain menimbulkan
dampak positif jumlah pengguna yang tinggi juga menghadirkan dampak negatif
seperti terjadinya penyebaran berita palsu, pornografi, dan penindasan siber.
Namun kendati demikian, kejahatan tersebut tidak bisa ditindak apabila bukti
digital yang ada pada aplikasi WhatsApp telah dihapus. Maka penulis
mengemukakan dua rumusan masalah, yaitu bagaimana bukti digital yang sudah
dihapus bisa dipulihkan kembali, dan bagaimana pemulihan tersebut dilakukan
menggunakan aplikasi MOBILedit Forensic Express melalui implementasi metode
NIST
Penelitian ini memanfaatkan aplikasi MOBILedit Forensic Express sebagai
instrumen penelitian, dan menerapkan metode investigasi forensik digital National
Institute of Standards Technlogy (NIST) dalam proses penyelesaian masalah pada
skenario kasus. Metode tersebut meliputi 4 tahapan, yaitu collecting diterapkan saat
pengumpulan barang bukti elektronik milik tersangka pada skenario kasus,
examination atau pengujian barang bukti elektronik yang berupa ponsel hingga
menghasilkan data mentah sebanyak 397 berkas gambar dan foto, kemudian data
mentah tersebut melalui proses analysis guna mendapatkan data yang relevan dan
bisa dijadikan sebagai bukti digital kasus cyberbullying, dan terakhir reporting, data
melaporkan hasil dari analisis dan menampilkan bukti digital.
Hasil dari penelitian ini adalah bukti yang diperlukan sebagai alat bantu
penyelesaian kasus penindasan siber berhasil dipulihkan kembali menggunakan
aplikasi MOBILedit Forensic Express, yaitu diperoleh total 5 bukti digital yang
menampilkan korban dan relevan dengan kasus cyberbullying yang dibahas.
| S00006.24 | RF SI.S00006.24 Bay a | My Library (Referensi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain