Teks
PROTOTYPE PALANG PINTU KERETA API OTOMATIS BERBASIS IoT
Kereta api sering melewati pemukiman dan jalan raya, sehingga diperlukan palang
pintu sebagai tanda bagi pengendara dan pejalan kaki untuk berhenti saat kereta
melintas. Namun, banyak palang pintu yang masih beroperasi secara manual,
meningkatkan risiko kecelakaan akibat kelalaian operator atau ketidaksabaran
pengguna jalan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem otomatisasi palang
pintu kereta api berbasis IoT yang dapat dikendalikan dari jarak jauh, guna
meningkatkan keselamatan dan efisiensi.
Prototype palang pintu kereta api otomatis dalam penelitian ini memanfaatkan
ESP32, sensor infrared, motor servo, dan aplikasi Telegram. Pengembangan sistem
mengikuti metode Extreme Programming yang terdiri dari empat tahapan:
perencanaan, desain, pemrograman, dan pengujian.
Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sensor infrared dapat
mendeteksi objek dari jarak 1 hingga 7 cm dan bekerja dengan sudut deteksi antara
10 hingga 100 derajat. Ketika objek mainan kereta api didekatkan ke sensor, LED
indikator menyala merah, menandakan adanya objek, dan servo langsung bergerak
untuk menutup palang kereta api hingga 100 derajat. Setelah 5 detik, servo kembali
ke posisi awal 10 derajat, dan LED berubah menjadi kuning, menandakan bahwa
objek sudah tidak ada.
| S00015.24 | RF TI.S00015.24 Rim p | My Library (Referensi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain