Teks
PENERAPAN ALGORITMA C4. 5 UNTUK KLASIFIKASI STATUS GIZI STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS AJIBARANG 1 (STUDI KASUS: DESA KRACAK)
Anak usia di bawah lima tahun (1-5 tahun) merupakan kelompok usia yang paling
banyak terkena dampak gizi buruk, akibat dari gizi balita yang tidak mencukupi
akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada balita. Stunting adalah
sautu keadaan dimana gizi buruk kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan
gizi dalam jangka waktu yang lama akibat pemberian makanan yang tidak
memenuhi kebutuhan. Masalah pada penelitian ini adalah posyandu Desa Kracak
belum memiliki pola klasifikasi diagnosa balita stunting berdasarkan karakteristik
balita. Dalam hal ini posyandu Desa Kracak ingin mengetahui berdasarkan data
balita seperti jenis kelamin, umur, bb/u, tb/u, bb/tb, pola makan dan minum,
manakah karakteristik atau atribut data yang paling dominan dengan balita
mengalami stunting. Data mining dapat menjadi solusi dalam mengekstrak data
menjadi pola pengetahuan baru, sehingga dapat mendukung pengambilan
keputusan.
Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan algoritma C4.5 untuk klasifikasi
diagnosa balita stunting posyandu Desa Kracak. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan suatu
penelitian yang kondisi-kondisi tertentu dikendalikan sehingga satu atau beberapa
variabel dapat dikontrol. Kegiatan eksperimen adalah percobaan yang dilakukan
terhadap data yang ada dengan mencoba metode yang dipilih untuk dapat mencapai
tujuan yang ditentukan. Adapun tahapannya adalah, dimulai dari menyiapkan
dataset, dilakukan langkah processing terhadap suatu data untuk menghilangkan
noise, menormalisasikan data, memilih atribut sebagai label/target, dan selanjutnya
menggunakan tool rapidminer untuk mengelola data tersebut dengan menggunakan
Algoritma C4.5.
Hasil eksperimen penerapan algoritma C4.5 menggunakan software rapidminer,
dalam penerapan dan pengujiannya digunakan 150 dataset status gizi balita
posyandu Desa Kracak. Algoritma C4.5 merupakan algoritma klasifikasi yang
dapat digunakan untuk membangun sebuah decision tree. Berdasarkan pohon
keputusan yang terbentuk, atribut paling dominan dalam status gizi stunting pada
balita adalah atribut TB/U, pengujian algoritma C4.5 berupa pengujian akurasi
dengan confusion matrix yang menghasilkan akurasi sebesar 98,67%. Dapat
disimpulkan bahwa akurasi algoritma C4.5 untuk mengklasifikasikan status gizi
stunting pada posyandu Desa Kracak tergolong sangat baik.
| S00027.24 | RF SI.S00027.24 Sal p | My Library (Referensi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain