Teks
PENERAPAN ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK MENDIAGNOSIS DAN K-MEANS UNTUK MENGELOMPOKKAN PENYAKIT GAGAL JANTUNG
Penyakit gagal jantung menjadi salah satu penyakit yang memiliki angka
kematiian yang tinggi yaitu 2.784.064 orang. Penyebab dari gagal jantung antara
lain disfungsi miokard, endokard, perikadium, pembuluh darah besar, dan
kelainan katup. Terjadinya kesalahan dalam mendiagnosis pasien menjadi
permasalahan dalam penelitian ini. Adanya kemajuan teknologi dapat memberi
kemudahan dalam segala aktivitas salah satunya dibidang kesehatan. Penelitian ini
bertujuan untuk menerapkan algoritma naive bayes classifier untuk mendiagnosis
benar tidaknya seorang pasien terkena gagal jantung dan k-means untuk
mengelompokkan hasil dari diagnosis penyakit gagal jantung.
Metode data mining yang digunakan pada penelitian ini adalah algoritma Naive
Bayes untuk mendiagnosis dan algoritma K-Means untuk mengelompokkan
penyakit gagal jantung. Hasil dari pengklasteran menghasilkan cluster rendah,
sedang dan tinggi dari hasil diagnosis yang terkena penyakit gagal jantung. Data
yang digunakan pada penelitian ini bersumber dari Rumah Sakit Umum
Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu dengan jumlah 216 record dan 10 atribut
diantaranya:gender, hypertension, heart_disease, ever_married, max_heart_rate,
exang, cholestrol, status_smoking, slope, glucose.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja algoritma naive bayes menggunakan
pengujian akurasi confusion matrix dengan nilai akurasi sebesar 80,22%. Hal ini
menunjukkan bahwa algoritma naive bayes layak digunakan untuk mendiagnosis
penyakit gagal jantung. Berdasarkan hasil pengujian k-means diperoleh sebanyak
94 record yang terkena penyakit gagal jantung dari 216 record. 94 record tersebut
diolah kembali menggunakan algoritma k-means menjadi 3 cluster, yaitu cluster
rendah, sedang dan tinggi. Hasil dari klasterisasi yaitu cluster 0 = 27 record,
cluster 1 = 50 record, cluster 2 = 17 record dengan mendapatkan validasi davies
bouldin index (DBI) sebesar 1,450. Kesimpulannya yaitu penerapan algoritma
naive bayes dan k-means dapat digunakan untuk diagnosis terkena penyakit gagal
jantung dan mengklaster penyakit gagal jantung.
| S00039.24 | RF TI.S00039.24 Nur p | My Library (Referensi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain