PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BREBES

NPP 3329042B0000002

  • Profil
  • Informasi
  • Berita
  • Buku Tamu
  • Bantuan
  • Login Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERBANDINGAN ALGORITMA BREADTH-FIRST SEARCH (BFS), DEPTH-FIRST SEARCH (DFS), DAN DIJKSTRA DALAM MENENTUKAN RUTE TERPENDEK DI PURWOKERTO

Teks

PERBANDINGAN ALGORITMA BREADTH-FIRST SEARCH (BFS), DEPTH-FIRST SEARCH (DFS), DAN DIJKSTRA DALAM MENENTUKAN RUTE TERPENDEK DI PURWOKERTO

Cantona Bayu Aji - Nama Orang;

Penentuan rute terpendek dalam jaringan jalan perkotaan menjadi tantangan penting
mengingat beragamnya pilihan jalur dan kebutuhan efisiensi komputasi. Penelitian
ini mengkaji perbandingan tiga algoritma Breadth‑First Search (BFS), Depth‑First
Search (DFS), dan Dijkstra dalam menemukan rute terpendek dari Stasiun
Purwokerto menuju RSU Sinar Kasih Purwokerto pada graf berbobot yang
merepresentasikan data jaringan jalan statis di Purwokerto.
Tujuan utama penelitian ini adalah membandingkan jarak rute terpendek yang
dihasilkan oleh ketiga algoritma, mengukur waktu komputasi masing‑masing
algoritma, dan menentukan algoritma paling optimal melalui metode Weighted Sum
Model (WSM) dengan bobot kriteria jarak dan waktu komputasi.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa Dijkstra menghasilkan rute terpendek, yakni
sejauh 5.095 meter, diikuti BFS (5.300 meter) dan DFS (12.300 meter). Dari aspek
waktu komputasi, DFS tercatat paling cepat dengan rata‑rata 0,0000174 detik,
diikuti BFS (0,0000296 detik) dan Dijkstra (0,0000524 detik). Melalui metode
WSM dengan bobot 0,7 untuk jarak dan 0,3 untuk waktu komputasi, algoritma BFS
memperoleh skor tertinggi (0,8493), mengungguli Dijkstra (0,7996) dan DFS
(0,5900).
Dengan demikian, meskipun Dijkstra unggul dalam meminimalkan jarak dan DFS
unggul dalam kecepatan komputasi, BFS memberikan kompromi terbaik antara
jarak rute dan waktu komputasi, sehingga direkomendasikan sebagai algoritma
optimal untuk penentuan rute terpendek di Purwokerto.


Ketersediaan
S00027.25RF TI.S00027.25 Bay pMy Library (Referensi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RF TI.S00027.25 Bay p
Penerbit
Paguyangan : Universitas Muhammadiyah Brebes., 2025
Deskripsi Fisik
xvi,79hlm.;30cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TI.S00027.25
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Breadth-First Search
Depth-First Search
Dijkstra
pencarian rute
waktu komputasi
Weighted Sum Model
Info Detail Spesifik
Dilengkapi CD
Pernyataan Tanggungjawab
CANTONA BAYU AJI 21.01.0.0015 Tugas Akhir diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PERBANDINGAN ALGORITMA BREADTH-FIRST SEARCH (BFS), DEPTH-FIRST SEARCH (DFS), DAN DIJKSTRA DALAM MENENTUKAN RUTE TERPENDEK DI PURWOKERTO
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BREBES
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Kuesioner

Link lainnya :

STMIK-MPB
JURTISI (OJS)

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik