Teks
Rancang bangun sistem deteksi kebakaran berbasis internet of things (IoT)
Kebakaran merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, bencana
kebakaran bisa terjadi dimana saja dan kapan saja tidak mengenal waktu dan
tempat. Jenis musibah kebakaran ini sifatnya sangat membahayakan bagi
lingkungan dan masyarakat sekitar serta sulit untuk dikendalikan. Sistem deteksi
kebakaran dengan kontrol NodeMCU ke Telegram merupakan proyek yang
bertujuan untuk mengembangkan alat deteksi dini pemberitahuan secara real time
yang dapat disampaikan melalui platform Telegram. Alat ini menggunakan
Mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang terhubung ke sensor api dan sensor asap
MQ-2 untuk mendeteksi tanda-tanda awal kebakaran. Alat ini akan mengirim
notifikasi darurat ke bot Telegram yang telah dikonfigurasi oleh pengguna serta
memberikan informasi singkat tentang kondisi kebakaran api.
Selain itu, alat ini dilengkapi dengan lampu LED indikator dan buzzer yang
memberikan respons suara sebagai tanda peringatan, dari apa yang sudah
dipaparkan terdapat suatu masalah yang terjadi yaitu bahwa belum adanya
peringatan kebakaran kepada masyarakat.
Berdasarkan uraian tersebut bahwa, penulis ingin membuat rancang bangun sistem
deteksi kebakaran berbasis internet of things (iot) menggunakan mikrokontroler
NodemMCU Esp8266 dengan menggunakan Sensor Api, Lampu LED, Sensor Gas
MQ-2 , dan sensor Buzzer sebagai alarm, dan juga aplikasi telegram sebagai media
berkomunikasi antara alat pendeteksi kebakaran dengan pengguna. Hasil dari
penelitian ini adalah alat berhasl dibuat dan diuji coba dengan mengggunakan
miniatur rumah, alat ini bisa mendeteksi api dengan maksimal jarak 30cm. Alat ini
dapat mengetahui jika ada gejala kebakaran dini pada rumah, sehingga mampu
mengurangi atau meminimalisir kerugian yang disebabkan oleh kebakaran api serta
dapat mengurangi resiko terjadinya musibah kebakaran
| S00045.24 | RF TI.S00045.24 Mub r | My Library (Referensi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain